Pustakawan dan Filosofi Bunga Teratai
Bunga Teratai, siapa yang tidak tau tentang bunga ini. Bunga teratai
merupakan salah satu bunga inspirasi bagiku, dia bunga yang indah tetapi bisa
hidup dan berkembang di sebuah tempat yang bisa dibilang tidak indah, lumpur,
rawa dan sawah. Tetapi apa itu apakah itu lantas mematikan si bunga untuk
tumbuh dan berkembang, Tidak! Bunga teratai justru dapat berkembang dan tumbuh
dengan indahnya, membuat sesuatu yang nampak buruk dan kotor menjadi indah
untuk dipandang. Si Bunga Teratai tetaplah tumbuh dan berkembang tanpa
terpengaruh oleh lingkungan sekitar dia.
Profesi Pustakawan, salah satu profesi yang memang belum terlalu
memasyarakat di telinga. Tapi saya sudah tidak asing dengan profesi tsb, karena
saya berprofesi pustakawan. Coba kita katakan pustakawan, pasti banyak orang
bertanya, tetapi kalau kita mengatakan kerja di perpustakaan pastilah dijawab
tukang jaga buku. Mengapa demikian, karena perpustakaan di-brand image-kan oleh
masyarakat sendiri dengan tempat buku, gudang buku. Jadilah kita seperti malu
dengan profesi pustakawan karena dianggap bekerja di gudang buku. Itu
permasalahan malu dengan profesi kita. Lalu ada lagi, ketika kita memasuki
dunia kerja nyata, perpustakaan identik dengan orang buangan, orang bermasalah
ya itulah kenyataan yang harus dihadapi bukan untuk alasan melarikan diri.
Sebagai seorang pustakawan apakah kita harus merasa malu dan diam akan
image dari profesi kita sendiri, dimana image kita buruk di mata masyarakat
karena ketidaktahuan mereka akan informasi tentang profesi kita dan juga
tentang perpustakaan. Apakah semua pandangan keliru dan lingkungan yang tidak
mendukung membuat kita tidak bangga dengan profesi kita sehingga mematikan
semangat kita untuk menjadikan profesi lebih bersinar?
Tak ada salahnya seorang pustakawan mengadopsi filosofi bunga teratai.
Pustakawan tidak lah terlalu keren dan indah di mata masyarakat karena
ketidaktahuan mereka akan profesi kita. Tetapi kita wajib tetap bersinar dan
berkembang menjadi profesi yang “Indah” agar masyarakat mau melihat ke arah
kita. Bekerja di perpustakaan dengan semua segala kekurangan yang ada tempat
orang bermasalah, perpustakaan masih jadul perpustakaan kecil dan perpustakaan
berada di pojokan belakang adalah semua tergantung kepada pustakawan bagaiman
menjadikan perpustakaan itu bersinar dan indah agar dapat mencuri perhatian
masyarakat.
Perlu dipahami adalah bahwa semua kekurangan dan permasalahan yang berkutat
pada profesi dan tempat kerja kita merupakan penyemangat dan membuat kita lebih
kuat dan lebih kreatif untuk menjadi lebih, lebih dan lebih baik. Kita dapat
melakukannya karena kita adalah Seorang Pustakawan. Bunga Teratai saja bisa
hidup dengan semua kondisi yang dianggap sebagain orang tidak menguntungkan,
apakah kita mau kalah dengannya. Kita terlahir sebagai manusia, makhluk yang
sempurna dengan memiliki segala kelebihan pastilah mampu untuk dapat tetap
tumbuh dan berkembang di tengah gejolak yang ada. Ingatlah Allah memberi
masalah kepada kita bukan untuk menjadi lemah tetapi untuk menjadi kuat.
Pustakawan adalah sebuah profesi yang cantik karena dia memberikan
pengetahuan dan ilmu kepada pemustakanya tanpa pamrih tanpa perlu pengagungan
akan profesinya. Profesi pustakawan sebagai penjaga buku, bukan dia adalah
penjaga agar semua informasi dan pengetahuan yang ada di dalam buku
terLESTARIKAN kepada masyarakat. Profesi Pustakawan adalah profesi orang
buangan, yang bermasalah dan dibuang itu orangnya bukan profesinya.
Perpustakaan tempat orang bermasalah karena niatan pimpinan adalah agar mereka
mau merubah sikap buruknya dan kita sebagai pustakawan dapat secara perlahan
memberikan pencerahan bagi yang bermasalah tersebut karena tidak semua profesi
mampu melakukan hal yang demikian dan perpustakaan merupakan pusat ilmu
pengetahuan yang dapat digunakan oleh orang bermasalah tersebut menempa
keilmuawan mereka.
So, masih malukah anda dengan profesi Pustakawan? Masih ragukah anda dengan
profesi Pustakawan? Jangan hanya bersembunyi dan diam serta menghindar atau
berbohong ketika ada yang bertanya Kerja dimana atau profesimu apa? Jangan malu
dengan profesimu karena lingkungan yang tidak mendukung karena itu yang membuat
Profesi Pustakawn tidak tumbuh indah layaknya bunga Teratai.
Ayo Pustakawan jadilah bunga teratai, tetap indah dimanapun tempatnya
berada.
Regards,
Awal tulisan yang menarik, semoga dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi pustakawan
BalasHapusfilosofi yg inspiratif, bangga jadi bunga teratai bangsa ini :D
BalasHapusQ bangga dengan profesiku "i'm librarian😄"
BalasHapusSetuju banget dengan filosofi ini, dimanapun kita berada kita tetap bisa menjadi berguna 😍
Pustakawan cerdas harus bangga dengan profesinya.seperti bunga teratai. dimanapun tempat tumbuhnya semoga menjadikan tempat itu tempat yang lebih indah.
BalasHapus